IKAFH Undip Dukung Kementerian ATR/BPN Berantas Mafia Tanah

Patricia Tambunan Berita Alumni 27/12/2021

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional terus menggalakkan langkah pemberantasan mafia tanah, salah satunya dengan menggandeng sektor akademisi.

Kementerian ATR/BPN menggelar pertemuan dengan IKA Fakultas Hukum Undip untuk membahas upaya mempersempit mafia tanah.

Sofyan A. Djalil, Menteri ATR/Kepala BPN mengungkapkan rasa terima kasih atas partisipasi IKAFH Undip dalam mendukung Kementerian ATR. “Kita komitmen bersama-sama perbaiki negeri ini. Hal ini pun bagian kecil dari kita untuk menciptakan hukum lebih baik,” kata Sofyan, saat menerima audiensi IKAFH Undip di Ruang Rapat Menteri ATR/Kepala BPN, Jakarta, Jumat (24/12/2021).

Ketua Umum IKAFH Undip Ahmad Redi menyatakan, bahwa Kementerian ATR/BPN mempunyai pekerjaan yang berat dalam memberantas mafia tanah.

Ia pun menegaskan bahwa IKAFH Undip siap menggerakkan seluruh alumni yang tersebar di berbagai instansi/lembaga untuk memberantas mafia tanah di Indonesia.

"Kita akan melakukan kolaborasi. Satu, melakukan pertemuan-pertemuan dengan alumni Undip di berbagai macam profesi seperti jaksa, hakim, polisi, notaris, dan pengacara. Hal ini dalam rangka untuk memastikan bahwa mereka berkomitmen menjadi agen-agen pemberantas mafia tanah sesuai dengan profesi masing-masing," ungkapnya.

Selanjutnya, Redi menyatakan edukasi menjadi hal penting dalam pemberantasan mafia tanah. "Kedua, akan melakukan edukasi kepada seluruh alumni, mahasiswa, dan masyarakat mengenai pentingnya pemberantasan mafia tanah dan tertib hukum dalam konteks penataan administrasi pertanahan,” lanjutnya.

Pandangan yang sama juga dituturkan IKANOT (Ikatan Alumni Notariat Undip). Ia menyatakan, bagian mereka menjadi profesi kunci dari praktik mafia tanah, dan mereka akan berusaha untuk memberantas itu.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Kelembagaan, Teuku Taufiqulhadi, menuturkan bahwa dengan dukungan ini dapat memperkuat pemberantasan mafia tanah di Indonesia. "Alumni Undip yang sangat banyak sekarang dan tersebar di berbagai birokrasi terutama di kejaksaan, diharapkan bersama-sama memberantas mafia tanah ini," tuturnya. (patricia)