Ahmad Redi Umumkan Calon Pengurus DPP IKA FH Undip

Azza Iffana Berita Alumni 03/05/2021

IKA Fakultas Hukum Universitas Diponegoro menggelar acara buka bersama secara hybrid, yakni offline dan online, Rabu (28/4), di Hotel The Grand Mansion Menteng, Jalan Borobudur No.10, Jakarta Pusat. Acara buka bersama tersebut juga digunakan untuk mengumumkan nama-nama calon pengurus DPP IKA FH Undip periode 2021-2025.

Kurang lebih 125 peserta hadir, baik secara online maupun offline. Menurut Ahmad Redi, Ketua Umum Terpilih IKA FH Undip periode 2021-2025, cara hybrid ini merupakan bagian dari pelaksanaan protokol kesehatan. “Hybrid karena keterbatasan tempat, kan kita maksimal 50 peserta, karena protokol kesehatan. Jadi 50 peserta secara offline, sisanya online melalui Zoom. Secara hybrid khusus untuk calon pengurus,” jelasnya ketika diwawancara kontributor IKA Undip, Minggu (2/5).

Acara yang dimulai sejak pukul 16.30 ini diawali dengan penampilan band FH Undip, lalu pembacaan ayat suci Alquran, kultum, buka bersama dan salat Maghrib berjamaah, pidato dan sambutan, pemotongan tumpeng, serta ditutup dengan pembagian doorprize. Potongan tumpeng yang menjadi simbol estafet kepemimpinan diserahkan oleh Prof. Arief Hidayat (Ketua IKA FH 2016-2020) kepada Ahmad Redi (Ketua Umum IKA FH 2021-2025).

Dalam acara tersebut, Redi mengumumkan nama-nama calon pengurus IKA FH Undip periode 2021-2025. Hal ini sesuai kesepakatan saat Munas kedua pada 28 Maret, agar ketum terpilih bersama dengan dewan formatur menyusun nama-nama pengurus IKA FH dalam waktu 30 hari. Redi menjelaskan bahwa kepengurusannya melibatkan banyak anggota, hingga lebih dari 100 orang. “Betul, kita memang pengurusnya yang sekarang cukup besar, karena kita berusaha mengakomodasi dan memaksimalkan kapasitas alumni untuk membuat IKA FH lebih baik, berdaya guna, dan memberikan kontribusi secara luas untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” ungkapnya.

Dalam struktur kelembagaan IKA FH ke depan, menurut Redi akan mengalami perubahan dibandingkan dengan kepengurusan sebelumnya. Perubahan tersebut, yaitu adanya tambahan dewan pakar, empat deputi baru, serta fokus IKA FH ke depan. Dewan pakar beranggotakan ahli hukum dari alumni Undip, yang cukup terpandang secara nasional maupun internasional. “Melalui IKA FH, kami transformasikan pemikiran mereka (dewan pakar, red.) itu bisa lebih luas, masif, bermanfaat, baik untuk almamater, dan masyarakat,” ujarnya.

Deputi di sini bertugas melakukan koordinasi, supervisi, pembinaan, dan pengawasan  bidang-bidang di bawahnya. Fokus IKA FH ke depan lebih mengarah kepada aspek eksternal, yaitu eksistensi dan kebermanfaatan IKA FH di lingkup FH dan Undip, serta nasional.

Acara buka bersama ini selain untuk silaturahmi juga mengenalkan antarcalon pengurus. “Acaranya sekaligus sebagai forum bagi kami untuk saling mengenal antara calon, karena rentang angkatannya cukup panjang, dari angkatan 1961 yang termasuk senior sampai angkatan muda 2016,” ujarnya. Redi berharap, IKA FH Undip dapat menjawab tantangan untuk mewujudkan kontribusi alumni secara berkelompok dan terorganisasi, bagi kepentingan negara secara lebih luas.