Alumnus Fisika Undip Ajari Mahasiswa Buat Aplikasi Berbasis NLP

Azza Ifana Berita Alumni 20/11/2021

Luri Darmawan, Chief Technology Officer PT Cakti Teknologi Mandraguna (CAKTI.ID) menjadi pembicara dalam webinar program “Jendela Rumah Kita”, pada Sabtu (20/11). Program webinar tersebut merupakan program alumni mengajar yang diselenggarakan oleh Departemen Fisika, Fakultas Sains dan Matematika (FSM), Undip. Pada seri ke-6 ini, topik yang diangkat oleh Luri adalah “The Essential Art of NLP in Chatbot Ecosystem”.

Zaenal Arifin, Ketua IKA Fisika Undip menuturkan tujuan dari kegiatan alumni mengajar Fisika Undip. “Pada acara Jendela Rumah Kita, memberi jembatan kepada kita semua untuk mendengarkan setiap pembicara untuk bisa berdiskusi di forum ini. Bermanfaat untuk alumni dan mahasiswa,” ujarnya.

Sementara itu Heri Susanto, Ketua Program Studi Fisika Undip menuturkan harapannya terhadap kegiatan webinar alumni mengajar. “Acara ini memang diisi oleh para alumni yang telah berkiprah baik di instansi pemerintah, swasta, maupun yang sedang studi. Harapannya adalah kegiatan seperti ini dapat menambah pengetahuan terutama di bidang fisika dan penerapannya di dunia nyata. Mendekatkan para mahasiswa dan alumni untuk saling menguatkan sehingga bisa memberikan manfaat untuk bangsa dan negara,” jelasnya.

Luri berpengalaman dalam membuat aplikasi dan opensource sejak masih kuliah. Beberapa produk buatannya diberi nama “DongKRAK”, “DingKLIK”, “SMS.Me!!!”, “FastPlaz”, “TukangOmong”, “KRAUX”, dan “Carik.” Beberapa nama produknya merupakan kata dalam bahasa Jawa. “Namanya memang unik, sengaja saya buat nama-nama lokal khususnya Jawa. Dongkrak dan dingklik itu yang tahu paling orang Jawa. Carik dalam bahasa Indonesia sama dengan dalam bahasa Jawa artinya pencatat, terang alumnus Fisika Undip angkatan 1992 ini.

Luri menjelaskan banyak mengenai aplikasi yang menggunakan NLP (Natural Languange Processing) miliknya seperti Carik. NLP dapat diartikan sebagai cabang ilmu komputer, linguistik, dan kecerdasan buatan yang mendalami interaksi antara komputer dan bahasa manusia, khususnya cara pemrograman komputer untuk mengolah data bahasa alami dalam jumlah besar. Contoh penggunaan NLP dalam aplikasi misalnya proses transkripsi pembicaraan dalam bentuk teks, hingga Chatbot atau program robot chatting.

Luri menjelaskan bahwa untuk membuat aplikasi berbasis NLP harus melakukan riset terlebih dahulu, untuk memudahkan mencapai tujuan pembuatan aplikasi tersebut. Riset yang digunakan misalnya akan menggunakan data unsuperviced atau data superviced. “Data ini harus di-training dahulu untuk mendapatkan arti atau pengertian dari suatu data melalui sebuah ekstraksi,” jelasnya. (azza)