Webinar IKAFE Undip Bahas Pentingnya Digitalisasi dalam Bisnis

Patricia Ruth Berita Alumni 08/07/2021

Ikatan Alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis (IKAFE) Universitas Diponegoro menggelar Ben Connect Talkshow Jejaring Alumni seri ke- 4 yang diberi judul “Bersinergi Membangun Negeri”. Webinar yang dilaksanakan Selasa (6/7), dihadiri lebih dari 900 partisipan. 

Wakil Rektor IV Undip, Prof. Dr. Ir. Ambariyanto, M.Sc., mengucapkan terima kasih atas peran serta alumni sehingga dapat membawa Undip ke peringkat ke-3 sebagai alumni yang cepat memperoleh pekerjaan. Hal senada juga disampaikan Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., atas kontribusi alumni bagi perkembangan Undip.

Prof. Dr. Denny Nugroho Sugianto, S.T, M.Si., Kepala Kantor Pemeringkatan Universitas Diponegoro menyampaikan Indikator Kinerja Utama (IKU) dalam landasan transformasi Pendidikan Tinggi.

Webinar dengan moderator Saiful Bahri, Ketua IKAFE Undip ini menghadirkan empat  narasumber, yaitu Triyono Gani (Kepala Group Inovasi Keuangan Digital OJK), Saptono Adi (Executive Vice President IDX), Prof. Dr. Ridwan Sanjaya, S.E., S.Kom., MS.IEC (Rektor Unika Soegijapranata), dan Dr. R.M. Gatot P. Seomartono, S.E., S.H., M.M., LL. M (Wakil Rektor Untar).

Triyono membicarakan tentang persiapan talenta digital mengingat peran digitalisasi akan meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan GDP (Gross Domestic Product). Ia menyarankan universitas untuk mengasah keterampilan teknologi software pada mahasiswa, dan terus mengembangkan kegiatan preneurship.

“OJK akan meningkatkan talenta digital dengan tiga hal, yaitu pengajaran kurikulum keuangan digital, OJK infinity, dan modul literasi keuangan,” ujarnya.

Saptono Adi membahas tentang tantangan pandemi dan ekonomi digital di pasar modal. Ia menemukan adanya perubahan di masa pandemi di ranah investor pasar modal. “Kami menemukan peningkatan lebih dari 100 persen, di awal 1 juta sekarang menjadi 5 juta,” ungkapnya.

Potensi pasar modal Indonesia, tambah Saptono, juga ditampilkan dengan suksesnya 7 unicorn Indonesia seperti Grab, Gojek, JD.ID, dan lainnya.

Dr. Gatot memaparkan tema Digitalisasi dan Keunggulan Berkompetisi. Ia menyampaikan bahwa perkembangan pasar saat ini menggunakan prinsip FIBE (Be Cheaper, Be Better, Be Faster, Be Newer, dan Be Smarter). “Pengalaman menjadi kunci utama yang harus diisi dengan attitude, skill, dan knowledge,” ujarnya.

Pembicara keempat, Prof. Ridwan Sanjaya membahas tema Integrasi Teknologi dalam Bisnis.  

Dalam webinar ini juga dibagikan doorprize untuk 100 pendaftar utama, serta hadiah bagi peserta aktif dan peserta yang mengunggah kegiatan ini ke media sosial pribadi. (patricia)