Alumni FIB Undip Perkuat Jejaring untuk Negeri

Azza Iffana Berita Alumni 09/06/2021

Talkshow Jejaring Alumni seri 2 kali ini menghadirkan Fakultas Ilmu Budaya dalam tema Bersinergi Membangun Negeri”. Diselenggarakan oleh DPP IKA Undip bersama dengan Kantor Pemeringkatan Undip dan FIB Undip, talkshow ini berlangsung pada Selasa (8/6). 

Hadir dalam acara ini, Dwi Cahyo Utomo, S.E., M.A., Ph.D (Plt. Wakil Rektor 3 Undip), Prof. Dr. Denny Nugroho, S.T., M.Si., (Kepala Kantor Pemeringkatan Undip), Dr. Nurhayati, M.Hum., (Dekan FIB Undip), Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., (Wakil Ketua Komisi IX DPR RI), dan Adi Prasetya (Wakil Pemimpin Redakti BeritaSatu TV).  

Dwi mewakili Rektor Undip mengungkapkan harapannya bagi para alumni, agar tetap bisa membangun Undip utamanya dalam pemeringkatan. Karena tujuan dalam acara ini, kita ingin membangun sinergi bersama para alumni supaya lebih kuat dalam rangka membangun Undip ke depan. Undip yang besar tidak akan pernah besar tanpa alumninya. Teman-teman alumni bisa berperan aktif dalam pengelolaan Undip secara langsung maupun tidak langsung, jelas Dwi. 

Sejalan dengan Dwi, Denny menambahkan jika Undip kini memiliki target khusus yang diperuntukkan bagi para alumni Undip. Kualitas lulusan saat ini dinilai, 80 persen lulusan Undip sekarang harus merupakan lulusan yang mempunyai kualitas dan bisa bekerja langsung, atau melanjutkan studi, atau wirausaha dalam waktu kurang dari 6 bulan, ungkap Denny.

Nurhayati memaparkan, visi FIB Undip yaitu menjadikan fakultas riset yang unggul di Asia Tenggara pada tahun 2025 dalam bidang kebudayaan yang meliputi sastra, bahasa, sejarah, antropologi, dan ilmu perpustakaan. Salah satu capaian FIB Undip saat ini adalah program studi yang sudah banyak terakreditasi A. Dulu kita hanya ada 3 prodi, sekarang kita sudah memiliki 10 prodi. Saat ini program studi yang masih beraktreditasi B, saya yakin dalam waktu yang tidak lama akan reakreditasi menjadi prodi dengan akreditasi unggul, ujarnya. 

Sementara itu, Agustina mendorong agar alumni Undip dapat membantu mahasiswa-mahasiswa Undip yang sedang mengalami permasalahan di birokrasi pemerintahan. Kita bisa meng-connect kebutuhan teman-teman yang ada di dalam kampus untuk kita bantu jika ada trouble di titik-titik yang bernama birokrasi. Karena posisi kita sebagai alumni Undip mungkin pegawai di kantor-kantor tertentu. Ada teman-teman di Undip yang kesulitan untuk menembus birokrasi di Kemendikbud misalnya yang demikian rumit, ada alumni di sana yang bisa membantu, ungkap Agustina, Ketua IKA FIB Undip. Lebih lanjut Agustina juga mendukung kegiatan jejaring alumni yang menurutnya bisa dijadikan ruang berkomunikasi dari alumni untuk alumni, alumni untuk mahasiswa, alumni untuk kampus, dan alumni untuk masyarakat.

Adi menyoroti kompetensi lulusan Undip yang akan menghadapi persoalan double distruction. Menurutnya, Undip harus membekali mahasiswanya mengenai pengetahuan untuk dapat berjuang dalam tantangan hidup di era double distruction, ketika pekerjaan manusia akan banyak digantikan oleh mesin.