Ahmad Redi Ketum DPP IKA FH Undip Periode 2021-2025

Azza Iffana Berita Alumni 31/03/2021

Musyawarah Nasional DPP IKA FH Universitas Diponegoro dengan tema “Sinergi dan Kontribusi Alumni untuk Negeri”, digelar pada Minggu (28/3). Munas digelar secara hybrid, yakni gabungan antara online dan offline. Sebagian peserta, termasuk calon dewan formatur, serta sejumlah tamu undangan penting hadir secara offline di Hotel Grand Wizh Poins Simatupang, Jakarta. Sebagian peserta lainnya mengikuti munas secara virtual, yang didukung oleh penyelenggara webinar profesional, Studio Jagaters dari Joko Intarto (alumnus FH Undip).

Registrasi peserta dilakukan sejak pukul 08.00 WIB. Peserta yang hadir secara offline menjalani tes antigen, sebagai salah satu syarat protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini. Pada saat yang bersamaan sidang virtual mulai dibuka. Setelah pembukaan oleh MC, acara dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Hymne Universitas Diponegoro. Berikutnya adalah sambutan, di antaranya oleh Ketua Munas IKA FH, Asep Ridwan, S.H., M.H.; Ketua Umum DPP IKA FH Undip periode 2016-2020, Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.S.; Dekan FH Undip, Prof. Retno Saraswati, S.H., M.Hum.; serta Wakil Ketua Umum DPP IKA Undip, Drs. H. Akhmad Muqowam.

Setelah pembacaan doa yang dipimpin Ust. Akhmad Hafidz, acara dilanjutkan pembahasan dan penetapan tata tertib munas, penetapan pimpinan sidang, dan pembahasan serta penetapan sistem dewan formatur dalam AD/ART. Terdapat dua opsi dalam pemilihan dewan formatur, yang dipilih secara voting oleh para peserta yang hadir. Opsi pertama yaitu memilih dewan formatur, dan yang terpilih akan menentukan ketua umum. Opsi kedua yakni memilih tiga dewan formatur, dan yang memperoleh suara terbanyak secara otomatis menjadi ketua umum.

“Mengingat ketentuan mengenai sistem formatur di Anggaran Dasar masih terlalu sederhana, maka disepakati adanya perubahan terhadap ketentuan Anggaran Dasar mengenai masalah dewan formatur ini dengan pilihan dua opsi,” ujar Asep Ridwan (angkatan 1996), ketika diwawancara tim kontributor IKA Undip, Selasa (30/3). Kedua opsi tersebut, jelas Asep, merupakan langkah yang ditempuh dalam menampung aspirasi para peserta.

Dalam voting tersebut, terpilihlah opsi kedua sebagai penetapan sistem dewan formatur. Rapat munas kedua ini berhasil memilih dan menetapkan tiga dewan formatur dari empat calon yang ada. Ketiga dewan formatur terpilih adalah Dr. Ahmad Redi, S.H., M.H., dari angkatan 1986 memperoleh 333 suara atau 28,6%; Laksma TNI Joko Sulistyanto, S.H., M.H., dari angkatan 1986 memperoleh 327 suara atau 28,1%; dan Raja Rajuandar, S.H., dari angkatan 1997 memperoleh 272 suara atau 23,36%. Dari hasil tersebut, Dr. Ahmad Redi S.H., M.H., ditetapkan sebagai Ketua Umum DPP IKA FH Undip periode 2021-2025.

Asep mengungkapkan bahwa saat voting pemilihan dewan formatur, keseluruhan dilakukan secara online melalui sistem yang dibuat oleh Heru Setiawan (alumnus FH Undip). Voting  berlangsung selama dua jam. Bersamaan dengan itu, laporan pertanggungjawaban dari pengurus demisioner dipaparkan. Voting diikuti oleh 1164 dari 1946 peserta yang terdaftar. “Kami sangat menghargai suara yang ada dan pada pelaksanaan, saat voting siapa dewan formatur diikuti sekitar 59,8 persen, memberikan hak suaranya. Ini sudah lebih dari separuh peserta,” ujar Asep.

Selain menentukan ketum dan dewan formatur, munas kali ini juga membahas rencana strategis IKA FH. Munas IKA FH ditutup pukul 17.00 WIB. Meski munas telah selesai, para dewan formatur masih memiliki tanggung jawab untuk menyusun pengurus IKA FH yang baru dengan batas waktu 30 hari. Asep berharap, pengurus baru dapat menyinergikan seluruh anggota IKA FH yang semakin bertambah.

“Pengurus baru dapat mengakomodasi dan menyinergikan semua potensi alumni, apalagi setelah melihat para alumni yang terdaftar mencapai 1946 orang. Dengan adanya sinergi kekuatan internal alumni tersebut, diharapkan IKA FH dapat memberikan kontribusi yang lebih baik bagi bangsa Indonesia ke depan terutama di bidang hukum,” pungkas Asep. Tak lupa Asep mengucapkan terima kasih kepada pengurus lama dan berharap kepengurusan ke depan dapat dilanjutkan dengan lebih baik.